Cara Menikmati Kopi Robusta dengan Benar dan Nikmat

Cara Menikmati Kopi Robusta dengan Benar dan Nikmat

Menikmati kopi robusta tidak lah sama dengan menikmati kopi arabika. Kadar kafein robusta, dipercaya lebih tinggi dari kopi arabika. Maka dari itu, kopi robusta lebih sering dijadikan teman untuk menemani waktu kerja. Sedangkan kopi arabika lebih unggul dalam karakter rasa, ada manis, asam, nutty, earthy, fruity, dll.

Pengopi era oldies umumnya terbiasa dengan kopi robusta. Di Medan misalnya, kedai-kedai kopi tua seperti kedai kopi Apek maupun Kok Tong dan sejenisnya, menyeduh kopi robusta untuk setiap pengunjungnya. Berbeda dengan kedai kopi maupun coffee shop yang belakangan mulai bermunculan di Medan, umumnya menyeduh kopi arabika.

Trend arabika spesial atau specialty coffee belakangan ini, membuat arabika semakin tenar. Penikmat kopi robusta tetap ada, dan begitu juga dengan penikmat kopi arabika yang nampaknya semakin bertambah peminatnya.

Kalangan pengopi tua yang sudah terbiasa dengan robusta, umumnya tidak mudah menerima taste arabika. Maklum, lidah mereka sudah bertahun-tahun dengan robusta; mereka paham betul dengan karakter dan rasanya.

Dari beberapa jenis kopi robusta memiliki karakter rasa beragam, mulai karakter pahit dan aroma smoky, sebut saja di antaranya kopi robusta Solong (Aceh), Lampung, Sidikalang, Flores dan tentu saja, kopi robusta dari Sabda Coffee.

“Benar, bisa meminumnya?” tanya seorang teman peminum kopi. “Kalau aku benar-benar nggak bisa masuk,” katanya.

Belakangan saya katakan, saya pun tidak sanggup meminumnya kalau hanya diseduh apa adanya. Karena rasa yang hanya akan didapat, tidak lain ialah pahit, pahit dan pahit. Nah, untuk mendapatkan karakter rasanya, saya pun menyeduhnya dengan Vietnam Drip.

Seperti diketahui, budaya kopi Vietnam identik dengan robusta. Negara ini merupakan penghasil kopi kedua di dunia setelah Brasil dan Indonesia di urutan ketiga. Bedanya, Vietnam dominan memprodukasi robusta. Mereka pun tahu betul bagaimana menyeduh kopi robusta dengan benar. Maka tak heran pula bila Vietnam Drip merupakan salah satu seduhan yang sudah tidak asing lagi—bahkan secara internasional, Vietnam Coffee sudah bukan seduhan yang asing didengar.

Bila berhadapan dengan robusta, Vietnam Drip selalu menjadi alat seduh andalan saya. Tahapan seduh saya begini,

+ Tuangkan susu kental manis ke cangkir di mana cairan kopi akan dituang.
+ Siapakan air mendidih sebanyak 200 ml dengan suhu 90 – 92 derajat celcius.
+ Siapkan kopi yang sudah digiling (grind) dengan ukuran kasar, sebanyak 10 gram.
+ Tuang air untuk menit pertama, tunggu beberapa detik.
+ Aduk kopi agar air mendidih merata ke semua kopi.
+ Tuang lagi air hingga selesai dan silakan nikmati bila seduhan telah selesai.

Silakan nikmati kopi robusta Anda!

Namun, bukan hanya itu saja caranya. Konon, orang Italia lebih doyan minum kopi robusta daripada arabika. Setidaknya, ucapan ini pernah saya dengar langsung dari seorang roaster dari Venesia, Italia—namanya Roberto Marinig.

Kata Roberto yang suatu bertemu dengan saya dalam sebuah coffee tour di Sumatra, orang Italia sudah terbiasa dengan robusta karena mereka sudah kopi yang strong. Umumnya mereka menyeduhnya dengan mesin espresso dengan ukuran 100 ml sekali teguk. Belakangan kopi arabika dicampur untuk memperkaya rasa dan aroma.

Istilah coffeehouse chain kemudian muncul untuk kafe-kafe yang punya bar khusus meracik kopinya. Kopi yang diseduh bukan single origin, single farm seperti pada umumnya di trend specialty coffee. Di Italia, robusta dijadikan tulang punggung (backbone) untuk racikan kopi berbagai kedai kopi. Itulah mengapa satu kedai kopi dengan kedai kopi yang lain punya racikan kopinya sendiri (house blend coffee)—yang tidak selalu sama.

Itulah sepotong cara menikmati kopi robusta yang bisa Anda coba di rumah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menikmati Kopi Robusta dengan Benar dan Nikmat"

Posting Komentar